SIMBG – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Sistem Informasi Manajemen Bangunan Gedung Online Single Submission (SIMBG OSS).
“Aplikasi ini dapat melindungi pengusaha dan pemerintah secara administrasi,” ujar Pejabat sementara (Pjs) Wali Kota Palembang, Akhmad Najib, di acara paparan implementasi SIMBG, di ruang rapat Dirjen Kementerian PU PR, Jakarta, Rabu (18/4).

Menurut Najib, aplikasi dibutuhkan mulai dari perencanaan hingga pengerjaan pembangunan. Hanya saja, yang masih jadi persoalan, bagaimana koordinasi dan kecepatan dalam membangun aplikasi. Termasuk etikanya.
“Sebab akan ada beberapa bagian yang ditutup saat sistem ini berjalan,” kata Najib pula.
Kendati begitu, Najib menyambut baik rencana ini karena bisa menguntungkan pengusaha dan pemerintah.
Staf Ahli Kementerian PU PR, M Natsir, mengatakan, pemerintah dan pihak terkait lainnya harus melakukan pendampingan saat menjalankan SIMBG.
“Sebenarnya, Kementerian sudah menetapkan tiga lokasi untuk menjalankan SIMBG yang dapat dilakukan dengan sistem online, namun belum berjalan. Maka dari itu kami apresiasi Pemkot Palembang yang telah siap menjalankannya,” ujar Natsir.
Selain itu, dalam paparannya ia menjelaskan, sistem ini sendiri mampu mendukung percepatan pelaksanaan berusaha (Perpres 91/2017) dan mendukung perwujudan satu data melalui program online single submission (OSS).

Di mana SIMBG ini dapat mengimplementasikan IMB, Sertifikat Laik Fungsi, Surat Bukti Kepemilikan Bangunan Gedung dan perizinan lainnya.
“Begitu mereka memasukkan data, DPMPTSP harus memverifikasinya. Jadi, meski sudah didata secara online, masih harus ada tatap muka antara pemohon dan pemberi izin untuk verifikasi dan sebagainya,” Natsir menerangkan.

2 tanggapan untuk “SIMBG – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

  1. Kami yg berada di kab sukoharjo justru malah di bikin bingung kr mau bikin imb tempat usaha tidak bisa karena sistem SIMBG tidak bisa login dan para petugas di kabupaten tidak bisa ngasih solusi……

    1. wajar saja bapak, ini sistem yang masih berkembang, kita selalu sabar menghadapi dan suport aja sebagai pengguna agar lebih baik lagi kedepannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *